Hasil penelitian “Worldwide
Timing of Growth Faltering: Implications for Nutritional Interventions”menunjukkan bahwa status gizi seorang anak berdasarkan indeks berat badan
menurut umur (BB/U) cenderung mengalami penurunan pada saat ia memasuki usia 3
bulan dan terus mengalami penurunan yang sangat cepat sampai ia berusia 12
bulan dan mulai melambat pada umur 18-19 bulan.
![]() |
| viruscerdas.com |
Sedangkan berdasarkan indeks
berat badan menurut tinggi badan (BB/TB), penurunan dimulai sekitar umur 3
bulan sampai umur 15 bulan.Jika penggiat gizi melakukan intervensi setelah anak
berumur 2 tahun, maka intervensi tersebut sangat tidak efektif, karena kondisi
anak mulai memburuk jauh sebelum anak berusia 2 tahun dan bersifat
irreversible. Bukan berarti anak umur 2 tahun ke atas tidak butuh perhatian,
akan tetapi konsep ini berbicara tentang skala prioritas.
Beberapa ahli
mengatakan bahwa periode umur anak dibawah 2 tahun dikenal dengan “periode
emas” atau “Window of Opportunity”.Jadi, untuk medapatkan generasi yang sehat
dan kuat dan mewujudkan Indonesia prima, maka skala prioritas program ialah
mulai anak masih dalam kandungan sampai ia berumur 2 tahun, maka berikut ini PANDUAN PENTING bagaimana intervensi itu perlu dilakukan ... simak :



