Tampilkan postingan dengan label heroes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label heroes. Tampilkan semua postingan

18.10.11

Life Without Limits - by NICK VUJICIC

" Aku tidak akan pernah mendapatkan kekasih yang mencintaiku, aku bahkan tidak punya tangan untuk memeluk, kalau aku punya anak aku tidak akan bisa memeluk mereka.... "

"Pekerjaan macam apa yang bisa kudapatkan? siapa yang mau memperkerjakannku ? .. "


Kau pasti akan mengalami berbagai momen keraguan dan ketakutan. Kita semua mengalaminya, merasa kecewa adalah hal yang wajar , hal itu juga menunjukkan bahwa kita sepenuhnya manusia....

7.3.11

Pembiayaan Kesehatan ( Prof DR dr Samsuridjal Djauzi, SpPD )

Salah seorang tokoh yang saya hormati, setiap hari minggu saya berusaha mengikuti Artikel yang beliau tulis di Koran Kompas rubrik kesehatan.... bukan semata karena kesenioran beliau, namun dari tulisan-tulisannya saya menjadi paham seperti apa "ROADMAP  IDEAL DUNIA KESEHATAN dan PENDIDIKAN DOKTER di INDONESIA"

walau masih terseok -seok.. beliau terus mengingatkan dan mengembalikan optimisme.. semoga semakin banyak dokter dokter muda yang memahami dan bersedia mengikuti hal hal positif dan sangat bermanfaat bagi kemajuan bangsa Indonesai namun tidak mudah dan bahkan boleh dikatakan tidak menarik bagi dunia Industri Kesehatan untuk dilaksanakan..

Demikian cuplikan penggalan Artikel beliau dari Kompas 20 februari 2011 tentang " mendambakan obat murah ( bukan obat murahan lho : ) , dan nanti yang ada didalam kurung adalah tambahan komentar saya*

6.9.10

Semangkuk Mie

Pada malam itu, seorang gadis remaja bernama Ana bertengkar dengan ibunya, karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun.
Saat berjalan Ana baru menyadari bahwa ia tidak membawa uang, disebuah gang ia melewati sebuah kedai bakmi, ia bisa mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak membawa uang.
Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, Ia berkata, "Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?"  "Ya, tetapi, aku tidak membawa uang", jawab Ana dengan malu.
" Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu", jawab si pemilik kedai. " Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu". Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi kepada Ana. Ana makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.

5.9.10

Sharing " Pahlawan Kecil " from MTimer October last year

Alkisah ada seorang anak yang bernama Peter yang tingal di negeri Belanda , seperti kita tahu Belanda adalah negara yang menggunakan sistem perairan dengan bendungan untuk mengalirkan air ke laut sehingga air tidak membanjjiri ladang dan rumah mereka karena posisi tanah mereka lebih rendah dari laut
( ingat kan apa yang terjadi di Kota Semarang saat air Rob yaitu air laut menginfiltrasi masuk ke kota karena permukaan tanah di semarang semakin menurun, bayangkan jika yang masuk adalah air laut yang tingginya 1 meter lebih . serem.. ) 
wikipedia copyright
wikipedia copyright











wah mungkin jangan membayangkan bendungan seheboh gambar sebelah kiri itu dulu ya , sebab ada berbagai macam bendungan yang ada, dan Belanda memang terkenal akan keahliannya membuat konstruksi kontruksi bangunan air , mungkin bisa dibayangkan bentuk bendungan sederhana seperti gambar hitam putih disebelah kanan, mm sambil para pembaca membayangkan, seperti apakah ya bentuk pasti bendungannya....:)
      Jadi suatu hari Peter disuruh mamanya untuk pergi mengantar kue ke rumah seorang sahabat keluarga ..