16.9.10

True Story Books Review " Totto-Chan's Children " . Gramedia Publisher 2010 .Original writer by Tetsuko Kuroyanagi

gocampaign.org
Kata-kata seorang Kepala Desa di Tanzania
Di sebuah desa tak bernama di Tanzania,
Ada anak-anak yang tidak bisa berpikir atau bicara.
Otak mereka rusak karena kekurangan gizi,
Mereka bahkan tak bisa berjalan.
Mereka hanya bisa merangkak,
Kepala desa yang sudah tua itu berkata padaku,
"Miss Kuroyagi, saat Anda kembali ke Jepang,
Ada satu hal yang saya ingin Anda ingat;
Orang dewasa meninggal sambil mengerang, 
mengeluhkan rasa sakit mereka,
Tapi anak-anak hanya diam.
Mereka mati dalam kebisuan,
di bawah daun-daun pisang,
Memercayai kita, orang-orang dewasa. "


                                         Tetsuko Kuroyanagi,Gramedia Publisher
                                         2nd edition 2020, Tranlate by Ribkah Sukito
                                                   








                                                                         

3 komentar:

"om rame" mengatakan...

apa yang dituLis ini berdasarkan fakta yang terjadi diLingkungan sehari-hari, miris memang daLam menyaksikannya. di tengah era modernisasi yang katanya sudah miLLenium namum haL2 serupa masih terjadi sana-sini, tidak jarang haL serupa terjadi di tempat yang sudah subur makmur Laksana *ayam mati di Lumbung padi*. hmmm...

Knowledger80 mengatakan...

iya om, semoga pulau-pulau di Indonesia tidak terus menghabisi hutannya dan semoga Sarjana-sarjana Pertanian dan Irigasi kita bisa menularkan ilmunya kepada para petani dan benar-benar petani kita bisa meningkatkan harkat hidupnya, ngeri juga bila membayangkan 20-30tahun lagi ada gurun pasir di Indonesia karena salah urus generasi saat ini dalam mengelola tanah dan air (TANAH AIR)

om rame mengatakan...

sepertinya apa yang kita harapkan masih jauh dari kenyataan Mas, faktanya maLah beLakangan ini pemerintah mau menerapkan program 1 hari tanpa beras *program apaLah itu namanya saya Lupa*. dan merencanakan akan impor beras sekitar 300ribu ton.
haL itukan mencerminkan kaLau kita sedang defisit beras, padahaL negara ini geografinya sebagai negara agraris.
yah kita hanya bisa berharap dan berdoa agar beLiau2 disana mendengar jeritan kita semua serta mau mereaLisasikan pada Langkah2 yang Lebih baik Lagi.